(Jangan) Boikot Produk Israel / Yahudi ………

Ditulis oleh prayudi di/pada 5 Januari, 2009

Membaca sekilas judul diatas tentunya akan langsung membuat kening kita berkerut. Entah kali yang keberapa berbagai media, milis, blog kembali diisi dengan anjuran untuk memboikot produk-produk industri yang disinyalir menjadi penopang ekonomi dan anggaran militer Isreal. Setelah lama tak terdengar, kini issue seputar boikot produk-produk Industri Yahudi / Israel kembali menguat sejalan dengan tindakan tidak berperikemanusiaan dan kekejaman tentara Israel di jalur Gaza.

Soal baikot membaikot, ulama – ulama dunia telah sepakat mewajibkannya. Lantas, tepatkah tindakan kita untuk memboikot produk-produk yahudi / Israel…?.

Menurut kamus TheFreeDictionary, makna dari boikot adalah : To abstain from or act together in abstaining from using, buying, or dealing with as an expression of protest or disfavor or as a means of coercion. Kata kuncinya ternyata adalah ekspresi dari sebuah protes. Berarti boikot produk-produk Israel adalah terkait dengan protes. Lantas kalau cuma sekedar protes, apakah boikot bisa berlaku efektif….?

Harus diakui, dari sekian banyak produk-produk yang tercantum dalam daftar baikot, sebagian dari produk-produk itu adalah produk-produk yang sudah menyatu dengan kehidupan kita. Bahkan tidak hanya menyatu dari sisi kebutuhan hidup, namun juga menyatu dari sisi ekonomi, karena setiap produk tersebut ternyata memiliki rantai ekonomi yang cukup panjang dimana dalam setiap rantai tersebut yang terlibat adalah orang-orang disekitar kita sendiri. Artinya, yang terkena dampak baikot bukan mereka yang berada di puncak perusahaannya, tapi justru yang bersinggungan dengan rantai produksi, ya siapa lagi kalau bukan kita-kita juga.

Harus jujur, issue boikot lebih pada ekspresi emosional daripada rasional. Kalaupun hari ini kita menjalankan baikot dengan tidak menggunakan produk-produk itu, maka seberapa tahan ? satu.., dua bulan…? atau bahkan mungkin satu … dua hari saja. Kalau modelnya gak konsisten begini, orang-orang Yahudi dan Israel malah akan tersenyum menang. Artinya jiwa dan raga kita sebenarnya sudah dikendalikan oleh mereka. Kalau cuma tahan sesaat saja tidak menggunakan produk-produk Yahudi / Israel, itu artinya kita ini sebenarnya benci tapi rindu alias M..N…F..K.

Maka kalaupun yang dimaksud dari boikot produk-produk Yahudi / Israel adalah sebagai bentuk perlawanan ekonomi bagi Yahudi dan Israel, menurut saya yang lebih tepat adalah : Jangan Sekali-kali menggunakan produk apapun yang tidak diproduksi oleh komunitas muslim atau komunitas nasional / lokal.

Untuk menjalan hal ini, maka jangan cuma satu fihak yang bicara. Baikot harusnya merupakan sebuah gerakan yang didukung secara bersama olah semua elemen rakyat, pemerintah bahkan industri dan perbankan. Baikot akan efektif bila ternyata ada produk alternatif, ada industri alternatif, ada gerakan ekonomi sistemik secara nasional sehingga dengan baikot maka akan tumbuh industri lokal, kemandirian usaha, kekuatan ekonomi baru. Bila tidak justru gerakan baikot malah akan membuat masalah baru bagi bangsa ini.

Contohnya, adakah alternatif untuk tidak menggunakan Nokia, IBM, Coca Cola…? Bila ada, mari kita promosikan bersama dan jadikan momen baikot ini sebagai awal dari bangkitnya ekonomi nasional. Gerakan ACI (Aku Cinta Indonesia) adalah salah satu alternatif gerakan yang seharusnya dibangkitkan kembali sejalan dengan menguatkan issue boikot ini.

Ajakan baikot ini sebaiknya bukan hanya sekedar gerakan emosional untuk protes tapi adalah sebuah gerakan cuci otak. Otak kita dan anak-anak kita harus dicuci ulang sehingga tidak ada satupun harapan dan keinginan kita untuk menggunakan produk-produk itu. Sama sebagaimana perlakukan kita ummat Islam terhadap makanan yang mengandung unsur babi atau anjing. Apapun iklannya, semenarik apapun promosinya, semurah apapun harganya dan sebagus apapun hadiahnya, maka seumur hidup yang namanya Ummat Islam tidak akan goyah sedikitpun untuk mengkonsumsi atau bersinggungan dengan produk dari babi atau anjing. Nah seharusnya otak kita juga dicuci seperti itu terhadap produk-produk Yahudi / Israel, baru aksi baikot ini akan efektif. Kalau tidak, hari ini kita rame-rame baikot, tapi begitu ada iklan/promosi menarik dari KFC, Coca Cola, Nokia, IBM, ternyata tetap saja berbondong-bondong termakan iklan/promosi itu.

Sekali lagi, judul tulisan diatas yang lengkap adalah : JANGAN CUMA SEKEDAR BAIKOT PRODUK ISRAEL / YAHUDI, TAPI TINGGALKAN SAMA SEKALI MENGGUNAKAN PRODUK-PRODUK ITU, ATAU PILIHLAH PRODUK-PRODUK DARI KOMUNITAS MUSLIM ATAU LOKAL AGAR INDUSTRI DAN EKONOMI LOKAL DAPAT BERKEMBANG.

Sudahkah kita siap menggunakan produk alternatif…? Pada saat gambar diatas di publikasikan (logo dari produk-produk yahudi) maka seharusnya pada saat yang sama juga dipublikasikan logo-logo dari produk alternatif. Katakanlah daripada makan di KFC maka sebaiknya makan di Kentuku Fried Chicken (Kentuku ini langganan saya di sekitar selokan mataram yogya). Begitu juga dengan produk-produk yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: